5 Tips Menjadi Ibu Bekerja Agar Bisa Hidup Bahagia

tips menjadi ibu bekerja

Hari ini saya mau menyapa ibu bekerja nih! Ibu bekerja seringkali harus memikul peran ganda, sehingga seringkali jadi dilema dalam menjalankan segala tanggung jawab yang ada di pundaknya. Oleh karena itu, perlu banget nih tips menjadi ibu bekerja agar semua pekerjaan bisa berjalan beriringan dan tentunya tetap bisa hidup bahagia bersama keluarga tercinta.

Buat ibu bekerja nggak perlu khawatir dan sedih karena banyaknya tanggung jawab dalam hidup, tau nggak sih kalau justru dengan begini kita sekaligus memberikan contoh pada anak untuk selalu berusaha keras dalam meraih apa yang mereka inginkan, lho. Selain itu, dengan keterbatasan waktunya berada di rumah, ibu bekerja juga bisa mengajarkan pada anak untuk menjadi anak yang mandiri dan bertanggung jawab atas dirinya sendiri. Tapi sebagai ibu yang bekerja, kita juga perlu memastikan anak mendapatkan perhatian dan kasih sayang yang cukup.

tips menjadi ibu bekerja
Image: Pexels

Masalahnya, kita sebagai wanita bekerja biasanya lelah secara fisik dan mental sepulang kerja. Tidak ada lagi energi yang tersisa untuk bermain, apalagi bersabar menghadapi perilaku anak-anak. Dan hal yang lebih bahaya lagi, kadang ibu bekerja meluapkan kelelahannya pada anak-anak di rumah. Karena itu, apabila kita berkomitmen menjalankan peran ibu sambil bekerja, kita wajib memperhatikan beberapa hal, seperti:

Jangan mengeluh kelelahan di depan anak

Mengeluh di depan anak hanya akan membuat mereka merasa tidak dihargai, karena anak bisa berasa tidak lebih penting dari pekerjaan orang tuanya. Bahkan, anak bisa menyalahkan diri sendiri karena sudah menjadi tanggungan orang tuanya.

Jangan meluapkan kekesalan kita di kantor kepada anak

Selelah apapun kita sepulang kerja, usahakan untuk menyisakan sedikit energi guna menghadapi perilaku anak di rumah. Siapkan mental juga karena si kecil sudah menunggu penuh rindu di rumah. Mungkin si kecil ingin meluapkan kerinduan dengan bermain bersama. Pasti sering mengalami hal seperti ini, kan?

Sisakan energi untuk mendengarkan cerita atau rengekannya

Well, yang namanya anak-anak pasti punya segudang imajinasi dan cerita dalam hidupya (terutama pengalaman mereka di sekolah). Penting juga lho untuk para ayah dan ibu menyisakan sedikit energi untuk jadi pendengar terbaiknya di rumah. Percayalah bahwa cerita ajaib mereka inilah yang bisa membuat kita jadi segar lagi.

Simpan dulu gadget kita sementara waktu

Menyimpan gadget untuk beberapa waktu sepulang kerja di rumah nggak bakal bikin kita menderita, kok. Sebaliknya, kita malah bisa punya waktu untuk main sama anak sebelum istirahat. Hal ini juga bisa dilakukan agar anak tidak merasa kesepian. Meski hanya 30 menit, tapi hal ini bisa dimanfaatkan sebagai momen penuh cinta tanpa gadget yang sangat berarti untuk anak-anak. Sediakan diri lahir dan bathin untuk si kecil walau hanya untuk makan bersama ya, Parents.

Jangan membayar rasa bersalah kita dengan membelikan apa saja yang diminta anak

Sebaliknya, coba berikan syarat kepada anak sebagai tanda usaha apabila anak meminta dibelikan sesuatu. Jika kita dengan begitu mudahnya membayar rasa bersalah dengan memberikan hal yang mereka inginkan, hal ini bisa menjadi boomerang bagi kita di kemudian hari.

Seorang ibu biasanya lebih dekat dengan anaknya, sehingga aktivitas ibu bekerja dapat berdampak terhadap tumbuh kembang sang buah hatinya. Yuk, kelola emosi kita agar masih punya sisa energi untuk tetap mendidik anak-anak yang tangguh dan penuh kasih sayang. Kita pun bisa hidup bahagia dan menjadi orang tua yang membanggakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *