Mengenalkan Baby Class Pada Si Kecil, Perlu atau Tidak, ya?

baby class pada anak
Di era modern ini semakin banyak orang tua yang ingin memiliki anak yang pintar, sehingga muncul keinginan untuk mengenalkan baby class pada anaknya. Hadirnya media sosial juga membuat orang tua lebih mudah memandingkan perkembangan anaknya dengan anak lain. Orang tua juga semakin menyadari pentingnya stimulasi di seribu hari pertama kehidupan sehingga membuat banyak orang tua ingin menyekolahkan anaknya semenjak dini. Sedini apa sih seharusnya?
baby class pada anak
Image: Pexels
Belakangan tren menyekolahkan bayi mulai marak di kalangan selebritas, membuat banyak orang tua mulai tergiur mendaftarkan anaknya ke baby class. Tapi, banyak juga orang tua yang bingung, perlu nggak sih si kecil disekolahkan sejak bayi?
Well, anak pertama saya juga mengikuti baby class semenjak usianya 8 bulan. Alasan saya waktu itu adalah minimnya pengalaman dalam mengasuh dan mendidik anak yang akhirnya membuat saya bingung dalam menstimulasi si kecil dirumah. Apalagi 16 tahun yang lalu saya masih  belum mengenal dunia internet. Jadi, sulit sekali untuk saya saat itu mencari pengetahuan tentang bagaimana seharusnya menstimulasi si kecil. Jadi ketika orang tua nggak punya ide sama sekali bagaimana cara menstimulasi si kecil, sekolah bayi ini bisa jadi salah satu alternatif untuk membantu orang tua.
baby class pada anak
Image: Pexels
Di kelas bayi, si kecil akan diajarkan berbagai aktivitas seperti merayap, merangkak, melempar bola, melewati rintangan, masuk terowongan, naik turun tangga, dan lain sebagainya. Biasanya selalu ada musik yang bisa menstimulasi auditorinya, juga warna warni cerah  yang merangsang matanya. Berbagai kegiatan yang dilakukan dikelas akan melatih kemampuan motorik kasar dan halus anak, melatih konsentrasi, meningkatkan kepercayaan dirinya, hingga mendukung perkembangan emosional si kecil.
Kelas untuk bayi ini berlangsung selama 30 menit sampai 1 jam dan tujuannya adalah hanya untuk bermain lho ya, jadi jangan berekspektasi anak akan diajarkan membaca, menulis, atau berhitung seperti anak TK atau SD. Nah, sangat disarankan juga agar para orang tua mendampingi anak-anak secara langsung di dalam kelas, bukan diserahkan kepada pengasuhnya. Tujuannya ya agar orang tua mengerti langsung bagaimana cara yang tepat untuk menstimulasi buah hatinya di rumah.
menghadapi anak
Yang perlu dipertimbangkan orang tua saat ingin mendaftarkan si kecil ke kelas-kelas khusus bayi adalah biaya yang tidak bisa dibilang murah. Apalagi mengingat bahwa orang tua juga perlu menabung untuk pendidikan dasar hingga lanjutan anak kelak ketika mereka sudah semakin besar. Jadi jangan asal ikut tren, karena konsep sekolah bayi ini sesungguhnya bukan “the sooner the better”.
Supaya anak lebih pintar, harus disekolahkan lebih cepat? Bukan! Kalau orang tua di rumah bisa menjaga, mengasuh, merawat dan mendidik si kecil secara full time tentu akan lebih baik. Namun, jika orang tua memerlukan pengetahuan tambahan agar bisa lebih maksimal menstimulasi buah hati, boleh-boleh saja mengikuti baby class ini. Good luck!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *